Journal

Raw Duo – Adventure Duathlon

Event Duathlon pertama kami, yang mengusung konsep Urban to Highland Endurance Journey, event yang betul-betul berbeda dari event-event kami sebelumnya, tetapi tetap menguji daya tahan fisik, kekuatan mental, strategi pacing, serta kemampuan adaptasi peserta dalam satu hari penuh, menggabungkan antara cycling dengan jarak 40KM dan trail run sejauh 5KM di -/+ 800 EG dengan suguhan pemandangan alam sekitar dan sejuknya udara dataran tinggi di Bandung Selatan.

Karakter bersepeda rute tanjakan panjang, konsisten dan menantang, yang dimulai dari area perkotaan menuju ke dataran tinggi yang dimana beberapa segmen memiliki permukaan kasar yang membutuhkan kontrol bersepda yang prima, lalu dilanjutkan dengan trail run dengan karakter jalur tanah, gravel, rolling elevation, dan medan alami dengan beberapa segmen teknis di kawasan hijau perkebunan Gambung. Tetapi tidak hanya itu, ada 2 segmen kejutan beberapa ratus meter sebelum finish yang harus dilalui peserta, yang kami harapkan akan dapat menjadi menambah momen para peserta di event ini, untuk dapat bersenang-senang, di tengah hiruk pikuk aktivitas sehari-hari para peserta dan menjadi cerita tersendiri.

Urban to Highland Endurance Journey

05:00 WIB – Gelap Kota yang Terjaga

Udara Bandung di subuh hari ini sedikit berbeda, udara hari ini punya cara tersendiri untuk menusuk tulang, namun di garis start pagi ini, atmosfernya terasa berbeda. Ada ketegangan yang sunyi di antara deretan sepeda. Tanpa tahu apa yang akan dilalui nanti ketika bersepeda lalu berlari. RAWDUO bukan sebuah race; ini adalah sebuah ritual transisi. Konsep Urban to Highland dimulai di sini, di bawah temaram lampu jalanan kota yang perlahan memudar digantikan semburat fajar menuju dataran tinggi ke arah Bandung Selatan.

Format Adventure Duathlon ini menuntut lebih dari sekadar kayuhan pedal yang kuat. Ini tentang pacing—bagaimana menyimpan energi saat ego membisikkan kata “cepat” di jalanan aspal datar yang menipu. Sinyal start berbunyi. Ban sepeda mulai berputar, membelah dinamika perkotaan yang perlahan bangun, bersiap menuju satu arah: ke atas.

07:30 WIB – Transisi Jiwa di Kaki Bukit

Meninggalkan lanskap jalan aspal menuju lanskap aspal bergantian menjadi beton, dimana lanskap seperti ini sudah dapat dipastikan akan menjadi awal dari rute yang mulai menanjak secara konstan. Aspal halus berganti dengan jalanan sekunder yang lebih kasar. Di sinilah strategi dan daya tahan fisik mulai diuji. Setiap peserta mulai menemukan iramanya sendiri, mengatur napas seiring dengan berubahnya vegetasi di kanan-kiri jalan.

Gradien tanjakan terus bertambah, memaksa otot paha bekerja lebih keras. Perjalanan dari kota menuju dataran tinggi dengan elevasi kurang lebih 800EG ini bukan sekadar perpindahan jarak geografis, melainkan sebuah transisi mental. Kebisingan kota digantikan oleh deru napas yang memburu dan detak jantung yang konstan. Target pertama sudah dekat: area transisi di kawasan Gambung.

09:30 WIB – Memeluk Tanah di Dataran Tinggi Gambung

Tiba di Gambung, petualangan yang sesungguhnya baru saja mengetuk pintu. Bersepeda sejauh puluhan kilometer dari kota ternyata barulah babak pembuka. Di area transisi, sepeda diletakkan. Sepatu bersepeda berganti dengan sepatu trail run.

Saat kaki pertama kali menapak tanah perkebunan dan jalur setapak Gambung, tubuh dipaksa melakukan adaptasi instan. Otot yang tadinya terbiasa memutar pedal, kini harus mencengkeram tanah, melompati akar pohon, dan menahan beban tubuh di jalur trail run. Ketenangan alam dataran tinggi Gambung yang hijau dan asri berbanding terbalik dengan gejolak di dalam dada para peserta. Beberapa dari peserta, mental mereka sedang diuji di titik tertinggi.

10:00 WIB – Menembus pepohonan tipis dan Batas Diri

Siang hari di dataran tinggi tidak berarti panas yang membakar, melainkan udara sejuk yang bercampung dengan udara pekat yang menantang paru-paru. Jalur trail run RAWDUO membawa peserta menembus perkebunan teh yang berundak-undak, membelah hutan kecil, dan melewati sungai kecil yang menggoda untuk berhenti untuk sekedar membasuh wajah atau mengabadikan keindahan sekitar.

Di sinilah indahnya Raw Duo atau perjuangan personal ini terlihat. Saat fisik mulai mencapai batasnya, strategi pacing yang matang dan keindahan sekitar menjadi juru selamat dan semangat. Langkah demi langkah diambil dengan penuh perhitungan. Setiap tanjakan adalah benturan antara rasa lelah yang luar biasa dan tekad untuk tidak berhenti. Alam Gambung menyajikan kemegahannya, dan mereka para peserta memiliki kemampuan dan semangat tinggi untuk terus bisa menikmatinya.

11:30 WIB – Garis Akhir: Penaklukan Satu Hari Penuh

Satu hari penuh telah berlalu. Dari riuhnya jalanan Bandung hingga kesunyian yang megah di dataran tinggi Gambung. Ketika gerbang finish akhirnya terlihat ada 2 kejutan untuk peserta kali ini sebelum menuju finish yang sudah sangat terlihat beberapa puluh meter didepan. Playground balon permainan anak di hadirkan untuk dilewati setiap peserta, dengan harapan dapat menumbuhkan dan merasakan masa kecil, dimana semua ini adalah momen “keseruan” yang wajib dimiliki setelah mental dan ketahanan fisik yang di uji bertubi-tubi.

Setelah melalui playground, peserta finish menggunakan kuda lumping yang sudah disediakan, yang menurut kami kuda lumping mempunyai makna tersendiri, dimana kuda lumping akan menjadi simbol atau refleksi semangat heroisme, dimana para peserta adalah “pahlawan” untuk diri mereka sendiri, dengan harapan bahwa rasa lelah mereka mendadak menguap menjadi momen yang dapat menjadi cerita meraka nanti.

Mereka yang melintasi garis akhir bukan lagi orang yang sama dengan yang berdiri di garis start subuh tadi. Mereka telah menaklukkan Urban to Highland Endurance Journey. RAWDUO telah selesai menunaikan tugasnya: menguji seberapa jauh fisik bisa bertahan, seberapa kuat mental bisa bertahan, dan seberapa harmonis manusia bisa beradaptasi dengan perubahan alam dalam satu hari penuh, merasakan kembali bahagia di “area playground” kami dan sekali lagi, menjadi “Pahlawan” untuk diri mereka sendiri.

RAWDUO: Dimulai dengan ambisi di kota, diselesaikan dengan kerendahan hati di dataran tinggi.

What’s Next?

// Author

Picture of Si Admin

Si Admin

Admin kiyut pemerhati event setiap Graventuria

Horizon Escape 2025 Long sleeve Jersey

Rp250.000